Kas RT.03/018 Wahana Pondok Ungu Blok A


KAS KEUANGAN WARGA WPU BLOK A RT.03/018

KAS RT.03/018


KAS KEUANGAN WARGA WPU BLOK A RT.03/018

No. KAS KEUANGAN RT.03/018 KETERANGAN
TANGGAL IN OUT BALANCE
1 Belum Update Belum Update Belum Update isi isi
2 Belum Update Belum Update Belum Update isi isi
3 Belum Update Belum Update Belum Update isi isi
4 Belum Update Belum Update Belum Update isi isi
5 Belum Update Belum Update Belum Update isi isi
6 Belum Update Belum Update Belum Update isi isi

Belum di Update.......!!!!!!!
Terima Kasih......

Prosedur Penyambungan Instalasi PDAM Bekasi

 

Tata Cara Permohonan Pemasangan SL

I. Kelengkapan Persyaratan Pendaftaran

  1. Fotokopi KTP/SIM sebanyak 1 lembar
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) sebanyak 1 lembar
  3. Fotokopi PBB sebanyak 1 lembar
  4. Surat kuasa dari pemilik rumah/instansi tentang ijin pemasangan (jika diperlukan)
  5. Mengisi formulir pendaftaran
  6. Membayar biaya pendaftaran dan biaya survei sebesar Rp 45.000,-
  7. Materai 6000 sebanyak 2 buah

II. Persetujuan Pemasangan Instalasi

  1. Setelah calon pelanggan disurvei oleh petugas PDAM mengenai denah lokasi dan kondisi rumah, kemudian pelanggan dapat membayar biaya pemasangan secara cash atau cicil
  2. Biaya pemasangan untuk jenis standar (panjang pipa maks. 4 meter) sebesar:
    • Secara cash membayar : Rp 1.155.000,-
    • Secara cicil minimum membayar : Rp 155.000,-
      Besarnya angsuran Rp 100.000,- ditambah biaya administrasi Rp 10.000,- dibayar bersama pembayaran rekening air tiap bulan
  3. Biaya pemasangan untuk jenis non standar dikenakan biaya tambahan, antara lain :
    • Biaya pasang baru secara cash atau cicil, ditambah
    • Biaya kelebihan jarak (untuk non standar panjang pipa > 4 meter) sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB)
  4. Menandatangani surat pernyataan dan BPPI dengan membubuhi materai Rp 6.000,-
  5. Jangka waktu pemasangan selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari setelah pembayaran BP (Biaya Pemasangan), kecuali ada pertimbangan lain
  6. Biaya pemasangan sambungan non rumah tangga didasarkan atas kebutuhan riil di lapangan
 Sumber

Saran Sebelum Membeli Rumah

Rumah merupakan kebutuhan Primer bagi manusia. Rumah juga merupakan idaman bagi semua orang apalagi yang sudah berkeluarga. Hal ini menjadikan animo masyarakat meningkat dalam membeli sebuah rumah. Seperti di Jakarta, Bandung, dan Bekasi permintaan untuk rumah semakin meningkat. Harga yang ditawarkan pun berfariasi dari yang ratusan juta sampai yang milyaran rupiah. Bagi anda yang baru pertama kali membeli sebuah rumah maka perlu di perhatikan saran berikut sebelum menentukan untuk membeli sebuah rumah idaman.

1. Menentukan Lokasi Rumah

Saran pertama dalam membeli sebuah rumah idaman adalah menentukan lokasi rumah yang sesuai dengan keinginan anda. Oleh karena itu dalam menentukan membeli sebuah rumah maka perlu diperhatikan pengembangan suatu wilayah yang berkaitan erat dengan perkembangan suatu daerah. Anda juga harus memperhatikan lokasi secara makro yakni seperti jaringan jalan, lintasan kabel tegangan tinggi (SUTET), letak sungai besar yang terdekat, letak lintasan kereta api, danau buatan dan lain sebaginya. Jangan lupa mencari informasi tentang rumah yang akan anda beli secara online seperti harga jual lokasi stategis dan area bebas banjir.

2. Legalitas Rumah

Dalam membeli rumah hal lain yang begitu penting adalah dari segi Legalitas rumah yang mau anda beli. Sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah rumah idaman alangkah baiknya anda memeriksa Legalitas dari rumah yang mau anda beli dengan cara menayakan ke perusahaan pengembang mengenai Copy Sertifikat Induk untuk lokasi perumahan yang dipilih. Hal ini memberikan ketegasan tentang keabsahan atas sertifikat induk menjadi SHGB ataupun SHM atas rumah yang dipilih agar tidak ada masalah dikemudian hari. Selain informasi dari pengembang anda juga bisa menanyakan langsung ke kelurahan atau kecamatan.

3. Fasilitas Sarana dan Prasarana

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah fasilitas sarana dan prasarana yang akan anda dapatkan setelah membeli rumah tersebut. Biasanya fasilitas standar yang sering dikenal dengan istilah " Fasum dan Fasos ".
Fasilitas umum biasanya seperti :
  • Jalan lingkungan
  • Air Bersih
  • Penerangan jalan
  • Saluran drainase / Got air hujan disekitar rumah
Fasos biasanya meliputi :
  • Tempat ibadah / Masjid / Musholla
  • Pos keamanan
  • Lapangan / taman / area terbuka

4.  Kondisi Rumah

Saran lain yaitu kondisi rumah itu sendiri, untuk yang point ini saya rasa masing-masing mempunyai standart yang berbeda-beda. Anda sendirilah yang tau untuk standart rumah yan anda mau beli, tentunya dengan mempertimbangkan point 1-3 yang sudah dijelaskan diatas.
Demikian saran yang bisa saya berikan untuk anda yang mau membeli rumah baru ataupun second.